OLTP dan OLAP pada Data Warehouse

Nama/NIM : I Wayan Cita Ekayana/1304505085
Jurusan/Fakultas/Perguruan Tinggi : Teknologi Informasi/Teknik/Universitas Udayana
Mata Kuliah : Data Warehouse
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai OLAP (Online Analytical Processing) dan OLTP (Online Transaction Processing), perlu diketahui apa itu Data Warehouse.

Data warehouse merupakan basis data yang saling berhubungan dan dapat diambil suatu informasi yang dapat di olah, serta bersifat orientasi subjek, terintegrasi, timevariant, tidak berubah yang juga dapat digunakan untuk membantu pengambil keputusan. Data warewhouse sangat mengacu pada suatu organisasi ataupun perusahaan besar atau lebih spesifik dari yang lainnya, dan berperan sebagai gudang data yang sewaktu-waktu dapat diambil.

Data yang berada dalam Data Warehouse tersimpan dalam satu kesatuan, antara data yang satu dengan data yang lainnya saling terhubung yang tidak bisa dipecah-pecah, karena data yang ada merupakan suatu kesatuan dari seluruh Data Warehouse yang ada.

Data Warehouse terbagi kedalam 2 sistem yaitu OLTP (menangani transaksi) dan OLAP (bagian analisis data). Secara umum dapat dijelaskan bahwa sistem OLTP menyediakan sumber data untuk Data Warehouse, kemudian sistem OLAP akan melakukan analisis terhadap data tersebut.

OLTP

OLTP (Online Transactional Processing) merupakan sekumpulan fungsi yang bekerja secara bersama-sama dalam mengelola, mengumpulkan, menyimpan, memproses serta mendistribusikan informasi. OLTP (On-line Transaction Processing) memiliki karakteristik dengan jumlah data yang besar namun transaksi yang dilakukan cukup sederhana seperti insert,update, dan delete. Hal utama yang menjadi perhatian dari sistem yang dilakukan OLTP adalah melakukan query secara cepat, data mudah untuk diperbaiki dan dapat diakses melalui komputer yang terhubung dalam jaringan. OLTP berorientasi pada proses yang memproses suatu transaksi secara langsung melalui komputer yang terhubung dalam jaringan. Seperti misalanya kasir pada sebuah super market yang menggunakan mesin dalam proses transaksinya. OLTP mempunyai karakteristik beberapa user dapat creating, updating, retrieving untuk setiap record data.

OLAP

OLAP (Online Analytical Proccessing) merupakan suatu proses yang digunakan untuk melakukan permintaan terhadap data dalam bentuk yang kompleks dan menganalisa data yang bervolume besar. OLAP merupakan teknologi yang memproses data di dalam database dalam struktur multidimensi, menyediakan jawaban yang cepat untuk query dan analisis yang kompleks. Data multidimensi adalah data yang dapat dimodelkan sebagai atribut dimensi dan atribut ukuran. Contoh atribut dimensi adalah nama barang dan warna barang, sedangkan contoh atribut ukuran adalah jumlah barang.

Dengan adanya analisis dari OLAP, maka pengguna akan dengan mudah dapat menyimpulkan data secara terstruktur. Misalnya di sebuah toko X menjual berbagai macam barang, dengan adanya OLAP maka pemilik toko dapat mengetahui barang mana yang paling banyak diminati pelanggan dan barang mana yang tidak laku/tidak terjual. Dengan adanya analisa seperti itu, pemilik toko akan dengan mudah mengeluarkan barang mana yang cepat terjual untuk di produksi lebih banyak lagi.

olap dan oltp

(Sumber :http://4.bp.blogspot.com/OLTP+vs+OLAP.jpg)

OLTP dan OLAP

Berdasarakan gambar diatas, terlihat bahwa OLTP sangat berperan penting dalam memegang transaksi data sedangkan OLAP berperan dalam pemberian informasi data. data-data tersebut diambil dari transaksi-transaksi sebelumnya hingga saat ini.

olap vs oltp

Perbedaaan antara OLTP dan OLAP

Dari tabel diatas terlihat banyak perbedaan antara OLAP dan OLTP. Dilihat dari karakteristik Update, OLAP bekerja secara periodik dan regular sedangkan OLTP bekerja tidak secara regular. Selanjutnya untuk karakteristik Fungsi, OLAP berfungsi sebagai Analisis (menganalisis data) sedangkan OLTP berfungsi sebagai Operasional. Untuk ukuran data, OLAP lebih tinggi dalam penyimpanan data yaitu Gigabyte hingga Terabyte sedangkan OLTP hanya mampu menyimpan data Mebabyte hingga Gigabyte. Sudah terlihat jelas perbedaan dari OLTP dan OLAP, namun kedua nya ini sangat berperan besar untuk menunjang data warehouse di bidang perusahaan maupun suatu organisasi yang berskala besar

Daftar Pustaka

[1] 2013. (Pengertian Data Warehouse). from (https://opistation.wordpress.com/2013/10/15/pengertian-data-warehouse/). Diakses tanggal 9 September 2015.

[2]. Rully. 2009. (Data Mining dan Data Warehouse ). from (https://rully6092.wordpress.com/data-mining-data-warehouse/) diakses pada 9 September 2015.

[3] Anonim. 2013. (Online Analytical Processing). from (https://id.wikipedia.org/wiki/Online_analytical_processing/) Diakses tanggal 9 September 2015.

[4] Anonim. 2009. (OLTP vs OLAP). from (http://datawarehouse4u.info/OLTP-vs-OLAP.html). Diakses tanggal 9 September 2015.

[5] Anonim. 2013. (Apa Itu OLTP ETL OLAP dan Data Warehouse). from (http://www.kompasiana.com/dhephe/apa-itu-oltp-etl-olap-dan-datawarehouse_552e1db26ea834f73d8b45b7). Diakses tanggal 9 September 2015.

Advertisements