Mobile ERP

Nama/NIM : I Wayan CIta EKayana/1304505085
Jurusan/Fakultas/Perguruan Tinggi : Teknologi Informasi/Teknik/Universitas Udayana
Mata Kuliah/Kode : ERP/TI029309
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.

Mobile ERP

– Mobile ERP

mobile erpMobile ERP

(Sumber: http://www.technologyevaluation.com/NavExp/media/TEC_Articles/26889_SecureMobileERP.png)

Mobile ERP merupakan suatu system yang dilakukan dengan cara mobile, yaitu melalui perangkat smartphone. Dengan adanya mobile ERP, pengambilan keputusan yang dilakukan oleh suatu perusahaan dapat dengan mudah dan cepat. Pengambilan keputusan dan pemantauan perusahaan secara mobile sangat memudahkan dan dapat dihasilkan keputusan secara langsung

– Teknologi pendukung ERP.

  • E-business

E-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik seperti komputer dan internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Contoh dari e-business misalnya pembelian barang secara online melalui www.tokopedia.com. Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik (Mobile).

Pada bidang E-businnes, Mobile Enterprise Resource Planning (ERP) sangat berperan dalam system informasi pendukung e-business, yaitu dengan kemudahan akses bisnis melalui perangkat mobile.

  • Cloud Computing

cloud-computing Cloud Computing

(Sumber:https://yoan682011xx.files.wordpress.com/2013/03/cloud-computing.png)

Cloud computing atau komputasi awan merupakan kombinasi pemanfaatan teknologi komputer dengan pengembangan berbasis internet. Sebutan Cloud sendiri merupakan sebuah istilah yang diberikan pada teknologi jaringan internet. Pada teknologi komputasi berbasis awan semua data berada dan disimpan di server internet, begitu juga dengan aplikasi ataupun software yang pada umumnya dibuthkan pengguna, semiuanya berada di komputer server. Pengguna harus terhubung ke internet untuk bisa mengakses dan menjalankan aplikasi yang berada di server tersebut. Dengan kata lain pengguna bisa saja hanya menyediakan sebuah komputer dan perangkat jaringan internet untuk bisa terhubung ke server internet dan menympan data di komputer server tanpa harus menyediakan harddisk yang berkapasistas besar.

Layanan yang diberikan oleh Cloud Computing ada 3 yaitu, layanan PAAS (Platform As A Service), SAAS (Software AS A Service) dan IAAS (Infrastruktur AS A Service).

PAAS

Platform As A service (PAAS) merupakan jenis layanan pada cloud computing yang menekenkan kepada penyediaan flatform untuk membantu proses pengambangan perangkat lunak secara cepat dan mudah.

IAAS

Infrastructure AS A Service (IAAS) merupakan jenis layanan pada cloud computing yang menekankan kepada layanan penyediaan sarana jaringan computer (computer network), perangkat keras jaringan, computer server, media penyimpanan dan lain-lain.

SAAS

Software As A Service (SAAS) merupakan jenis layanan yang diberikan oleh teknologi cloud computing kepada para penggunanya dalam bentuk pemakaian bersama perangkat lunak (Software). Pada umumnya jenis layanan yang disediakan berupa web.

microsoft-cloud

 3 Layanan Cloud  Computing

(Sumber: https://basingna.files.wordpress.com/2013/04/microsoft-cloud.gif)

 Dari ketiga layanan tersebut, Mobile ERP berada pada layanan SAAS (oftware AS A Service) Layanan SAAS merupakan layanan yang paling banyak digunakan oleh pengguna computer dan perangkat mobile, khususnya pengguna akhir. Untuk layanan yang disajikan berupa tatap muka website, dengan disertai satu atau beragam aplikasi bisnis di dalamnya(ERP). Dengan adanya SAAS, pemasaran aplikasi bisnis dapat dengan mudah sampai ke costumer. Dan costumer dengan mudah mendapatkan informasi terbaru hanya dengan melalui internet.

  • Smart City

Smart City atau secara harfiah berarti kota pintar, merupakan suatu konsep pengembangan, penerapan, dan implementasi teknologi yang diterapkan untuk suatu wilayah (khususnya perkotaan) sebagai sebuah interaksi yang kompleks di antara berbagai sistem yang ada di dalamnya. Kata city (kota) merujuk pada kota sebagai pusat dari sebuah negara ataupun sebuah wilayah, di mana semua pusat kehidupan berada seperti pemerintahan, perdagangan, pendidikan, kesehatan, pertahanan, dan lain-lain. Kota memiliki daya tarik tersendiri untuk menetap.

Berbagai kota di berbagai negara yang salah satunya adalah Indonesia telah menerapkan konsep Smart City. Diantaranya adalah penerapan Smart Economic untuk membangun perekonomian menjadi lebih bagus dan praktis, dan bagaimana mengelola bisnis yang menguntungkan dan bermanfaat bagi Negara ataupun ruang lingkup yang lebih kecil.

  • Mobile Computing

Mobile computing akan berjalan dengan baik bila didukung dengan adanya realibility, OOP (Android, IOS dll), dan Scalability. Dengan adanya mobile computing, kemudahan dalam mengakses informasi sangat cepat dan praktis dan bisa dilakukan kapanpun saja. Misalnya dalam memantau penjualan dalam suatu perusahaan, pemilik perusahaan tidak perlu dating langsung ke perushaan untuk mengeceknya, hanya cukup lewat aplikasi dalam mobile computing, pemilik perusahaan dapat dengan mudah memantuau penjualan perusahaan.

-Manfaat

Berikut ini adalah sebagian kecil manfaat dengan diaplikasikannya ERP bagi perusahaan:

  • Integrasi data keuangan

Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik. Standarisasi Proses Operasi

Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi meningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk

  • Standarisasi Data dan Informasi

Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda.

– Implementasi ERP

Dengan persaingan bisnis yang semakin kompleks, semakin banyak perusahaan-perusahaan yang mencoba meningkatkan konsumennya dengan melakukan pelayanan yang cepat dan biaya yang murah dibandingkan dengan kompetitornya. Salah satu cara untuk mewujudkan kesuksesan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengintegrasikan sistem informasi, peningkatan efisiensi dari sistem informasi untuk menghasilkan manajemen yang lebih efisien dalam business process. Data yang diintegrasikan dapat membantu proses bisnis yang efisien dan memudahkan pengambilan keputusan oleh manajemen perusahaan.

Mobile ERP dapat mengintegrasikan fungsi marketing, fungsi produksi, fungsi logistik, fungsi finance, fungsi sumber daya, dan fungsi lainnya. Mobile ERP dapat melakukan integrasi data dengan adanya sistem informasi/ teknologi yang telah terinstall dalam perangkat mobile, sehingga pengambilan keputasan yang dilakukan suatu perusahaan dapat dengan cepat dan praktis.

Mobile ERP merupakan suatu cara untuk mengelola sumber daya perusahaan dengan menggunakan teknologi informasi. Penggunaan Mobile ERP yaang dilengkapi dengan hardware dan software untuk mengkoordinasi dan mengintegrasikan data informasi pada setiap area business process untuk menghasilkan pengambilan keputusan yang cepat karena menyediakan analisa dan laporan keuangan yang cepat, laporan penjualan yang on time, laporan produksi dan inventori. Program ERP sangat membantu perusahaan yang memiliki bisnis proses yang luas, dengan menggunakan database dan reporting tools manajemen yang terbagi. Business process merupakan sekelompok aktivitas yang memerlukan satu jenis atau lebih input yang akan menghasilkan sebuah input dimana output ini merupakan value untuk konsumen. Software ERP mendukung pengoperasian yang efsien dari business process dengn cara mengintegrasikan aktivitas-aktivitas dari keseluruhan bisnis termasuk sales, marketing, manufacturing, logistic, accounting, dan staffing.

  • NFC dan RFID

Near Field Communication (NFC) dan RFID, mendukung proses pembayaran atau E-Payment didalam proses Mobile ERP guna mewujudkan Smart Payment. Sehingga dalam melakukan pembayaran secara elektronik menjadi lebih mudah dan praktis, yang tidak memakan waktu yang lama dalam melakukan transaksi.

  • E-commerce dan M-Commerce

E-Commerce/M-Commerce merupakan sebuah aplikasi dan layanan market yang berupa web dan dapat diakses melalui intrnet. dengan adanya perangkat mobile, proses transaksi jual beli menjadi lebih mudah dan prkatis.

  • IOT (Internet Of Things)

IoT/M2M, mendukung dalam proses pengendalian, komunikasi dan kerja sama dengan berbagai perangkat kerass melalui jaringan internet untuk menjaga kenyamanan konsumen.

OLAP dan OLTP

OLAP (Online Analytical Proccessing) merupakan suatu proses yang digunakan untuk melakukan permintaan terhadap data dalam bentuk yang kompleks dan menganalisa data yang bervolume besar. OLAP merupakan teknologi yang memproses data di dalam database dalam struktur multidimensi, menyediakan jawaban yang cepat untuk query dan analisis yang kompleks. Sehingga pengambilan keputusan dapat dengan mudah dilakukan melalui perangkat mobile (Smartphone). Sedangkan OLTP (On-line Transaction Processing) memiliki karakteristik dengan jumlah data yang besar namun transaksi yang dilakukan cukup sederhana seperti insert,update, dan delete yang dapat dilakukan secara mobile, yaitu perangkat mobile yang sudah terhubung dengan jaringan dapat mengubah suatu data dengan mudah.

– In memory technology

Penyimpanan data secara permanen dan dapat diolah dengan mudah (insert update delete) sangatlah berperan penting dalam menunjang mobile ERP. Karena data-data penting tersimpan dalam memory. In memory technology memberikan 2 jenis layanan yaitu, in processing memory dan in memory database. In memory processing merupakan proses pengolahan data yang akan bekerja langsung pada memori. Dan n Memory Database, dimana pemrosesan dalam penyimpanan data yang berhubungan dengan gudang data atau Data Warehouse.

– Teknologi Pengembang Mobile ERP :

  • SOA

SOA (Service Oriented Architecture) menentukan arsitektur TI yang dapat menunjang berbagai aplikasi untuk saling bertukar data dan berpartisipasi dalam proses bisnis. SOA merupakan layanan yang diberikan oleh pihak produksi dalam memberikan layanan  seoptimal mungkin yang berhubungan langsung dengan Service Engineering.

  • OTT

OTT (Over The Top) didefinisikan sebagai layanan disampaikan melalui jaringan, infrastruktur milik operator, tetapi tidak secara langsung melibatkan operator. Kata lainnya, adalah layanan yang ‘menumpang’ jasa operator tapi tidak mengikutsertakan operator.  Layanan bisa berupa video, audio, voice, telecommunication, news, conference, data center, cloud services, networking services,games , mobile messaging dan lainnya. Dengan adanyanya layanan OTT, penyebarluasan informasi mengenai ERP dapat dengan mudah dilakukan.

Daftar Pustaka

[1] Agus Eka Pratama, S.T.,M.T, I Putu. 2014. Smart City Beserta Cloud Computing dan Teknologi-Teknologi Pendukung Lainnya. Bandung: Informatika.

[2] Wikipedia.2013. SOA (https://id.wikipedia.org/wiki/SOA).

[3] Permana, Budi. 2012. (Pengertian Service Oriented Architecture). from (http://cgeduntuksemua.blogspot.co.id/2012/04/pengertian-service-oriented.html).

[4] Christopel, Stevanus.(2013).(“Berkenalan Dengan Enterprise Resource Planning”). From (http://stevchristo.com/index.php/2013/06/berkenalan-dengan-enterprise-resource-planning-erp).

[5] Eni, Oktiana. 2013. (Definisi E-Business dan perbedaannya). from (http://octianaeni.blogspot.co.id/2013/10/dehttps://citaekayana.wordpress.com/wp-admin/post-new.phpfinisi-e-business-dan-perbedaannya.html)

[6] Sekar,Putri. 2013. (Era Internet Of Things? Sudah Siapkah Bisnis Anda). from. (http://www.marketing.co.id/era-internet-things-sudah-siapkah-bisnis-anda/)

 

Advertisements

Data Mart, Data Warehouse, ETL, ELT dan OLAP

Nama/NIM : I Wayan Cita Ekayana/13045050585
Jurusan/Fakultas/Perguruan Tinggi : Teknologi Informasi/Teknik/Universitas Udayana
Mata Kuliah : Data Warehouse
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.

Data Mart, Data Warehouse, ETL, ELT Dan OLAP

Data Mart

Data mart adalah suatu bagian pada data warehouse yang mendukung pembuatan laporan dan analisa data pada suatu unit, bagian atau operasi pada suatu perusahaan. Dalam beberapa implementasi data warehouse, data mart adalah miniature data warehouse. Data mart sering digunakan untuk memberikan informasi kepada segmen fungsional organisasi.
Contoh umum data mart adalah untuk departemen penjualan, departemen persediaan dan pengiriman, departemen keuangan, manajemen tingkat atas, dan seterusnya. Data mart juga dapat digunakan untuk gudang data segmen data untuk mencerminkan bisnis secara geografis terletak di mana masing-masing daerah relatif otonom. Sebagai contoh, sebuah organisasi layanan yang besar mungkin memperlakukan pusat operasi regional sebagai unit usaha perorangan, masing-masing dengan data mart sendiri yang memberikan kontribusi untuk gudang data master.

Continue reading Data Mart, Data Warehouse, ETL, ELT dan OLAP

Data warehouse dan big data

Nama/NIM : I Wayan Cita Ekayana/1304505085
Jurusan/Fakultas/Perguruan Tinggi : Teknologi Informasi/Teknik/Universitas Udayana
Mata Kuliah : Data Warehouse
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.

Data Warehouse dan Big Data

Data Warehouse

Data Warehouse adalah database yang didesain khusus untuk mengerjakan proses query, membuat laporan dan analisa. Data yang di simpan adalah data business history dari sebuah organisasi /perusahaan, dimana data tersebut tidak tersimpan secara rinci/detil. Sehingga data dapat bertahan lebih lama berbeda dengan data OLTP (Online Transactional Processing) yang tersimpan sampai prosesnya berlangsung secara lengkap.

Sumber data pada datawarehouse berasal dari berbagai macam format, software, platform dan jaringan yang beda. Data tersebut adalah hasil dari proses transaksi perusahan / organisasi sehari.hari. Karena berasal dari sumber yang berbeda beda tadi, maka data pada data warehouse harus tersimpan dalam sebuah format yang baku.

Data Warehouse juga merupakan salah satu sistem pendukung keputusan, yaitu dengan menyimpan data dari berbagai sumber, mengorganisasikannya dan dianalisa oleh para pengambil kebijakan. Akan tetapi datawarehouse tidak dapat memberikan keputusan secara langsung. Namun ia dapat memberikan informasi yang dapat membuat user menjadi lebih paham dalam membuat kebijakan strategis.

Adapun karakteristik umum yang dimiliki datawarehouse adalah :

Continue reading Data warehouse dan big data

E-Application (E-Business) & Smart Economic

Nama/NIM : I Wayan Cita Ekayana/1304505085
Jurusan/Fakultas/Perguruan Tinggi : Teknologi Informasi/Teknik/Universitas Udayana
Mata Kuliah/Kode : ERP/TI029309
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.

E-Application (E-Business) & Smart Economic

Smart City atau secara harfiah berarti kota pintar, merupakan suatu konsep pengembangan, penerapan, dan implementasi teknologi yang diterapkan untuk suatu wilayah (khususnya perkotaan) sebagai sebuah interaksi yang kompleks di antara berbagai sistem yang ada di dalamnya. Kata city (kota) merujuk pada kota sebagai pusat dari sebuah negara ataupun sebuah wilayah, di mana semua pusat kehidupan berada seperti pemerintahan, perdagangan, pendidikan, kesehatan, pertahanan, dan lain-lain. Kota memiliki daya tarik tersendiri untuk menetap.

Berbagai kota di berbagai negara yang salah satunya adalah Indonesia telah menerapkan konsep Smart City. Penerapan Smart City di Indonesia mencakup berbagai bidang antara lain, pendidikan, kesehatan, pariwisata, pemerintahan dan lain-lain. Smart City merupakan langkah awal dalam menciptakan suatu kota dengan kualitas hidup yang lebih baik, dengan berbasiskan komputer dan layanan komunikasi.

Smart City sangat lah berperan penting untuk kemajuan Negara dalam mewujudkan dunia yang lebih baik. Seperti halnya dalam integrase dan migrasi system dalam bidang pendidikan, perekonomian, budaya, transportasi dan lain-lainnya. Dengan adanya perubahan tersebut, sedikit demi sedikit akan memberikan dampak yang baik untuk kedepannya.

smart city

Smart City

(Sumber :content/uploads/2014/10/Pengertian-Cloud-Computing-Jenis-Cara-Kerja-Keuntungan-dan-Kerugian.jpg)

  • Smart Economy

Ekonomi merupakan salah satu pilar penopang daerah/Negara/ kota. Dengan pengelolaan ekonomi yang baik akan memberikan dampak positif bagi Negara maupun daererah. Ekonomi tidak hanya berkaitan dengan barang dan jasa yang disediakan, tapi juga inovasi, kemampuan bersaing, pendidikan, dan kewirausahaan. Di Indonesia sendiri salah satu hal penting yang ingin diharapkan pada implementasi Smart City adalah Smart Economy. Hal ini disebabkan dengan jumlah penduduk yang besar dan potensi yang dimiliki berupa sumber daya alam dan sumber daya manusia, maka apabila dikelola dengan baik, ekonomi bangsa Indonesia akan meningkat pesat.

  • Pengertian E-Business

            E-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik seperti komputer dan internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Contoh dari e-business misalnya pembelian barang secara online melalui www.tokopedia.com. Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik.

E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.

Dalam kegiatan e-business, ada lima kemungkinan bentuk hubungan bisnis berdasarkan transaksinya, yaitu :

  • Business to Business (perdagangan antar pelaku usaha bisnis)
  • Business to Consumer (perdagangan antar pelaku usaha bisnis dengan konsumen)
  • Consumer to Consumer (perdagangan antar konsumen yang satu dengan konsumen yang lain)
  • Consumer to Business (perdagangan antar konsumen dengan pelaku bisnis atau perusahaan)
  • Intrabusiness e-business (perdangan dalam lingkup intranet perusahaan yang melibatkan pertukaran barang, jasa, dan informasi.

Sasaran dari e-business adalah pasar atau market. Menurut Forrester Research, telah terjadi perkembangan yang sangat fantastis terhadap jumlah komputer yang terhubung dalam internet, termasuk penggunanya. E-business market ini menyimpan peluang omset yang besar yang dapat diperebutkan oleh para pebisnis.

Teknologi teknologi yang membantu dalam Smart City:

  • E-Bussines yang terdiri dari E-Commerce dan M-Commerce. E- Commerce dan M-Commerce saling berkaitan satu sama lainnya.
  • Mobile Computing yang terdiri dari Reability, OOP, dan Stability. Kunci dari Reability adalah cloud computing, OOP dapat berupa operasi sistem yang terdapat didalam andorid, Ios serta mobile operasi sistem lainnya.
  • Cloud Computing

Cloud computing merupakan sebuah evolusi dari virtualization berupa arsitektur yang berorientasi layanan menggunakan komputasi utility. Cara kerja cloud computing bersifat transparan, mudah diakses sehingga pengguna tidak perlu pengetahuan lanjutan dan hanya perlu tahu bagaimana untuk mengaksesnya. Cloud computing adalah suatu mekanisme untuk merampingkan pengiriman layanan IT melalui compute, storage, network dan sumber daya komputer mendasar lainnya sehingga pengguna dapat menyebarkan, mengontrol, dan menjalankan software, sistem operasi dan aplikasi dengan menggunakan internet. Aplikasi ERP yang menggunakan teknologi Cloud pada umumnya mempunyai user interface yang mudah digunakan karena menggunakan web browser. Perpaduan teknologi Cloud dan ERP sangat mempermudah pengguna dalam penginputan data, yang mana data dapat diinputkan dimana saja selama terkoneksi dengan internet serta waktu implementasi yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan aplikasi ERP on Premise Solution (Rommy, Mikael).

  • NFC

NFC (Near Field Communication) merupakan salah satu bentuk implementasi Radio Frequency Identifier (RFID) di dalam jaringan wireless yang memudahkann perangkat elektronik dan computer untuk berhubungan (komunikasi) jarak dekat. Dengan adanya kemudahan yang di berikan oleh NFC, maka sangat memungkinkan untuk melakukan proses transaksi keuangan, pelayanan kesehatan, dan lain-lain, melalui sebuah kartu yang memiliki teknologi NFC di dalamnya. Selain dalam bentuk kartu, teknologi NFC juga telah diimplementasikan ke dalam bentuk perangkat lainnya yang meminimalisir kontak, baik dalam bentuk transfer data, komunikasi, serta masuk ke dalam system.

nfc

NFC Schemas

(Sumber:http://www.pelfusion.com/wp-content/uploads/2013/06/Near-Field-Communication.jpg)

  • RFID

RFID (Radio Frequency Identifier) merupakan sebuah teknologi digital yang memanfaatkan jaringan wirelss (gelombang radio) untuk proses transfer data, identifikasi sebuah objek, termasuk juga informasi elektronik lainnya. RFID berukuran sangat kecil,bahkan sebuah RFID hampir seukuran sebutir beras, misalnya dalam hal ini sebuah microchip dengan teknologi RFID di dalamnya untuk pemantauan system tubuh manusia atau suatu system keamanan dan barang.

rfid

Mobile RFID Solution

(Sumber:http://www.faezco.com/Portals/0/pic/Mobile-RFID_diagram_title.jpg)

  • IOT

Internet Of Things merupakan sebuah konsep memanfaatkan konektivitas internet untuk berbagi data, mengontrol jarak jauh benda-benda fisik, dan manfaat lainnya. Pada prinsipnya, Internet Of Things mengacu pada benda yang diidentifikasikan secara virtual dalam sistem berbasis internet. Contohnya, label tas berbasis sistem RFID dan kulkas pintar. Jika dilihat dari sisi bisnis, nilai pasar Internet Of Things (IoT) sangatlah luas karena definisinya akan membaurkan lapisan perangkat, sensor, dan kekuatan komputer yang terhampar di seluruh Industri konsumen, B2B, dan pemerintah.

  • ERP

Secara sederhana, Enterprise Resource Planning atau ERP adalah sistem perangkat lunak (software) yang mengintegrasikan manajemen data dan informasi dari keseluruhan fungsional perusahaan yang meliputi keuangan, accounting, produksi, penjualan, pembelian, human resources dan fungsi-fungsi lainnya. Fungsi-fungsi tersebut terpisah oleh modul-modul perangkat lunak, namun saling terhubung dengan satu pusat data yang terintegrasi. Dengan banyaknya fungsional yang terlibat di dalamnya, ERP menjadi sistem yang bersifat enter once, use many ways. Artinya, pengguna hanya menggunakan satu akses ke dalam sistem dan akan mendapatkan tampilan serta hak akses sesuai dengan peran dan tanggung jawab (role & responsibilities) yang diberikan oleh perusahaan.

Kebutuhan akan ERP dalam perusahaan muncul dikarenakan kekurangan dari model sistem informasi tradisional yang bersifat terpisah, yaitu:

  • Banyaknya duplikasi atau redudansi data karena sistem yang dimiliki masing-masing fungsional berbeda dan tidak terintegrasi.
  • Pihak manajemen dan strategis kesulitan mendapatkan informasi yang melibatkan data dari berbagai fungsional bisnis karena diperlukan proses untuk mengintegrasikan data-data yang ada.
  • Data yang bersifat terpisah memiliki resiko ketidakvalidan yang tinggi.
  • Pengguna yang harus mengakses sistem dari beberapa fungsional bisnis direpotkan oleh banyaknya akun yang perlu diingat untuk mengakses masing-masing sistem serta model user interface yang terkadang berbeda pada masing-masing sistem sehingga perlu dipelajari secara khusus.

Pemanfaatan ERP secara tepat akan memberikan keuntungan dan nilai lebih bagi perusahaan, antara lain:

  • Sistem yang terintegrasi akan memberikan tingkat kevalidan data yang lebih tinggi serta menghilangkan duplikasi atau redudansi data.
  • Informasi yang diperlukan perusahaan dapat diperoleh dengan lebih cepat, bahkan secara real time.
  • Hanya ada satu portal akses sistem bagi seluruh pengguna dan menyajikan user interface yang cenderung sama sehingga pengguna lebih mudah menggunakannya.
  • Pemanfaatan sistem yang terintegrasi akan menjadikan proses bisnis lebih cepat dan bersifat paperless karena dihilangkannya beberapa proses manual yang tidak diperlukan lagi.
  • Kontrol terhadap keamanan, ketersediaan dan kehandalan sistem menjadi lebih mudah karena semua sistem yang digunakan masing-masing fungsional telah terintegrasi.
  • CRM

CRM merupakan sebuah pendekatan baru dalam mengelola hubungan korporasi dan pelanggan pada level bisnis sehingga dapat memaksimumkan komunikasi, pemasaran melalui pengelolaan berbagai kontak yang berbeda dengan pelanggan. Pendekatan ini memungkinakn untuk mempertahankan pelanggan dan memberikan nilai tambah terus menerus pada pelanggan, selain juga memperoleh keuntungan yang berkelanjutan. Hal yang perlu dipahami adalah bahwa dari luar, pelanggan yang berinterkasi dengan perusahaan hanya memahami bisnis yang dilakukan oleh perusahaan sebagai satu entitas, tidak lebih; meskipun pelanggan juga berinteraksi dengan sejumlah pekerja yang berbeda peran dan departemennya. Semua itu tetap dianggap sebagai satu kesatuan. Dengan CRM, dukungan pada proses bisnis, informasi tentang pelanggan dan interaksinya dapat dimasukkan, disimpan, diakses oleh semua staf pada berbagai unit kerja dengan tujuan untuk meningkatkan layanan yang diberikan pada pelanggan, dan menggunakan informasi kontak pelanggan untuk target pemasaran.

CRM (customer relationship management) mengkombinasikan kebijakan, proses, dan strategi yang diterapkan organisasi menjadi satu kesatuan yang digunakan untuk melakukan interaksi dengan pelanggan dan juga untuk menelusuri informasi pelanggan. Pada era saat ini, implementasi CRM selalu akan menggunakan teknologi  informasi untuk menarik pelanggan baru yang mengguntungkan, hingga mereka memiliki keterikatan pada perusahaan. Konsep ini juga banyak digunakan sebagai sebuah terminologi pada industri informasi sebagai sebuah metodologi, piranti lunak, dan bahkan sebagai kapabilitas internet yang membantu korporasi mengelola hubungan pelanggan. Piranti ini memungkinkan korporasi untuk menjelaskan hubungan secara cukup rinci sehingga manajemen, staf penjualan, staf pelayanan, dan bahkan pelanggan dapat secara langsung mengakses informasi, menyesuaikan kebutuhan antara kebutuhan dan produk, pengingatan pelanggan pada layanan tertentu, dan sebagainya. Dalam pengembangan piranti lunak CRM harus dilakukan pendekatan yang holistik. Terkadang inisiatif implementasi piranti lunak CRM gagal dilakukan karena hanya terbatas pada instalasi piranti saja, tanpa memperhatikan konteks, dukukangan dan pemahaman staf, dan pemenfaatan sepenuhnya sistem informasi.

  • HRM

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department.

Menurut A.F. Stoner manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.

  • OTT

OTT (Over The Top) didefinisikan sebagai layanan disampaikan melalui jaringan, infrastruktur milik operator, tetapi tidak secara langsung melibatkan operator. Kata lainnya, adalah layanan yang ‘menumpang’ jasa operator tapi tidak mengikutsertakan operator.  Layanan bisa berupa video, audio, voice, telecommunication, news, conference, data center, cloud services, networking services,games , mobile messaging dan lainnya.

Daftar Pustaka

[1] Agus Eka  Pratama, S.T.,M.T, I Putu.2014.”Smart City Beserta Cloud Computing dan Teknologi-Teknologi Pendukung Lainnya.Bandung : Informatika

[2] Angga, Permana. 2015. (Enterprise Resource Planning (ERP)). from (https://www.academia.edu/6544349/Enterprise_Resource_Planning).

[3] Eni, Oktiana. 2013. (Definisi E-Business dan perbedaannya). from (http://octianaeni.blogspot.co.id/2013/10/dehttps://citaekayana.wordpress.com/wp-admin/post-new.phpfinisi-e-business-dan-perbedaannya.html)

[4] Sekar,Putri. 2013. (Era Internet Of Things? Sudah Siapkah Bisnis Anda). from. (http://www.marketing.co.id/era-internet-things-sudah-siapkah-bisnis-anda/)